PEMANFAATAN KARYA SASTRA BERGENRE TEENLIT SEBAGAI PROSES PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA

Authors

  • Ade Retno Amelia Putri mahasiswi
  • Kiftian Hady Prasetya Universitas Balikpapan
  • Rika Istianingrum Universitas Balikpapan

Keywords:

pemanfaatan karya sastra, teenlit, proses pembentukan karakter, pendidikan karakter

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan karya sastra bergenre teenlit dalam proses pembentukan karakter siswa di sekolah. Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya pendidikan karakter bagi siswa di sekolah sebagai upaya membentuk generasi yang memiliki moral dan etika yang kuat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif. Objek penelitian ini adalah karya sastra novel yang bergenre teenlit dengan judul “Luka Cita” untuk mengambil nilai moral yang dimanfaatkan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia teks resensi. Hasil karya sastra yang bergenre teenlit dalam novel “Luka Cita” didapatkan beberapa  nilai moral seperti tanggung jawab, menghargai prestasi, dan bersahabat. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa karya sastra bergenre teenlit memiliki potensi yang signifikan dalam mendukung pembentukan karakter siswa di sekolah. Berdasarkan temuan ini, penelitian merekomendasikan agar guru Bahasa Indonesia memanfaatkan karya sastra genre teenlit dalam proses pembelajaran sebagai sarana untuk membentuk karakter siswa secara lebih efektif.

References

Azzahra, W., & Washadi, W. (2023). Nilai Moral Dalam Film Wedding Agreement the Series Episode 1-5 Karya Sutradara Archie Hekagery: Kajian Sosiologi Sastra. Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 11(1), 248. https://doi.org/10.20961/basastra.v11i1.66856

Kemendiknas. (2010). Pengembangan pendidikan budaya dan karakter bangsa: Pedoman sekolah. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Pusat Kurikulum.

Lickona, T. (2012). Educating for character: Mendidik untuk membentuk karakter (Terjemahan Juma Abdu Wamaungo). Jakarta: Bumi Aksara.

Pakai, A. J. . (2021). Pendidikan Karakter Dalam Proses Pembelajaran. Ibtidai’Y Datokarama: Jurnal Pendidikan Dasar, 2(1), 59–67. https://doi.org/10.24239/ibtidaiy.vol2.iss1.33

Sugiyono, E. I. (2014). PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MENYIMAK BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF Abstrak. Seloka : Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 3(2), 83–89.

Susanti, S. E. (2022). Pendidikan Karakter dalam Membangun Kecerdasan Moral bagi Anak Usia Dini Perspektif Thomas Lickona. TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, Dan Humaniora, 3(1), 10–17. https://doi.org/10.33650/trilogi.v3i1.3396

Waluyo, S. (2020). Memahami Sastra Teenlit dengan Model Potong Naskah dan Membaca Kritis pada Mata Kuliah Pengkajian Cerkan Jurusan Sastra Indonesia Undip Semarang. Nusa: Jurnal Ilmu Bahasa Dan Sastra, 15(1), 1–12. https://doi.org/10.14710/nusa.15.1.1-12

Yaumi, M. (2014). Pendidikan karakter: Landasan, pilar, dan implementasi. Jakarta: Prenadamedia Group.

Downloads

Published

2025-12-31